Judul : Ahok Diancam Dibunuh, dan 11 Alasan Buni Yani Dibui
link : Ahok Diancam Dibunuh, dan 11 Alasan Buni Yani Dibui
Ahok Diancam Dibunuh, dan 11 Alasan Buni Yani Dibui
Agen Bandar Online - Ahok diancam untuk dibunuh. Sementara, hampir pasti Buni Yani akan masuk bui. Hadiah ini sebagai akibat langsung penggiringan postingan provokatifnya tentang pidato Ahok. Postingan editannya membuat perubahan persepsi atas frasa asli “dibohongi pakai Al Maidah”. Itu disampaikan oleh saksi ahli bahasa Kris Sanjaya yang hadir dalam sidang terdakwa kasus UU ITE.Tak pelak sidang kasus penyebaran kebencian bernuansa ASRA Buni Yani ini menjadi persidangan yang menarik untuk diikuti. Kesenyapan berita hanyalah alat penenang massa. Itu bukan berarti kekalahan silent majority yang menghendaki keadilan dan penggembosan simbol gerakan Islam radikal. Maka perkembangan terbaru gerakan pembuian baginya sebagai berikut.
Pertama, akibat postingan Buni Yani, maka Ahok dikriminalisasi. Bahkan Ahok pun terancam hidupnya meski di penjara. Maka terpaksa Ahok mendekam di Mako Brimob.
Dia adalah trigger bagi gerakan massa Islam radikal, SBY dan Prabowo, untuk kepentingan plot politik rumit. Nah manusia seperti ini tak boleh dibiarkan melenggang kangkung pergi dengan tenang tanpa dibui.
Kedua, arah politik nasional menyingkirkan Islam radikal. Kini kebangkitan gerakan NKRI, Pancasila, dan UUD ’45 telah mengalahkan intoleransi dan simbol primordialisme ASRA (agama, suku, ras dan antar golonngan). - Agen Judi Online -
Nah, Buni Yani di tengah arus ketidakbergunaan manusia rasis dan berpikiran kotor – yang disukai oleh kalangan Islam radikal – di mata masyarakat. Dia simbol dan kaki tangan Islam radikal seperti FPI, FUI, dan lain-lain.
Ketiga, postingan dengan kalimat “Kelihatannya akan terjadi sesuatu yang kurang baik dengan video ini” jelas arahan Buni Yani untuk mendorong publik bereaksi negatif. Dia mengompori dan memrovokasi publik untuk bereaksi rusuh.
Keempat, Buni Yani tidak berguna secara politik. Dia hanya akan menjadi beban bagi para politikus yang membelanya. SBY, Prabowo, Anies, dan semua politikus semprul tidak menggubris eksistensi derita Buni Yani. Dia dibuang ke tempat sampah politik dan tak bakalan dilirik bahkan oleh politikus paling tolol sekali pun.
Kelima, pasal 28 ayat 2 asal UU ITE pun merupakan delik formil yang tak menyaratkan adanya dampak dari postingan. Artinya, tindakan yang dilarang yang berbau ASRA (agama, suku, ras, dan antar golongan) yang memorvokasi dan bisa menimbulkan dampak dan permusuhan.
Apalagi jelas berdampak kerusuhan, kekisruhan, dan mengancam keutuhan NKRI. Buktinya, 6 bulan kisruh tak berkesudahan.
Keenam, keadilan hukum di masyarakat. Ahok dikriminalisasi karena tekanan massa. Kini, rasa keadilan pun akan terasakan hanya dengan pemenjaraan Buni Yani. Itu keadilan yang benar.
Ketujuh, Buni Yani simbol Islam radikal yang harus dibuang ke tong sampah politik. Buni Yani jika tidak dihukum akan menjadi preseden buruk tentang UU ITE. Juga, tidak memenjarakannya berarti menaikkan nilai dan memberi angin surga kepada kelompok Islam radikal untuk tumbuh berkembang pesat merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Mau tak mau masuk bui adalah kepastian sunnatullah.
Kedelapan, peradilan politik dan hukum bercampur-baur. Buni Yani sendiri menyebut peradilannya adalah pengadilan politik. Dia benar soal ini. Tapi dia lupa dia bukan orang benar ketika berniat busuk memosting editan pidato Ahok. - Agen Game Slot Online -
Nah, dalam peradilannya, dia tidak memiliki posisi tawar apapun. Hakim pun manusia. Ngapain belain dia yang tidak punya manfaat sama sekali. Dia pantas akan dibui berdasarkan keyakinannya sendiri.
Kesembilan, the Operators – belum sampai perintah dan acuan garis the Supreme Operator – menghendaki Buni Yani dibui. Tidak membui dia sama dengan hilangnya pamor kekuatan dan berdampak pada konstelasi politik nasional. (Jika Setya Novanto saja masuk dalam jepitan politik-hukum, apalagi semprul seperti dia.)
Dua kutub tengah berperang kepentingan. Dia simbol Islam radikal, intoleransi, dan anti keberagaman. (Sementara silent majority sebagai simbol NKRI, Pancasila, dan pluralisme dan toleransi.)
Kesepuluh, posisi tawar hukum Buni Yani hanya mengandalkan primordialisme dan pemihakan. Primordialisme dan kesamaan diri antara para hakim dan dirinya diandalkan. Justru, beban psikologis para hakim makin membebani mereka. - Agen Ceme Online -
Kesebelas, kepasrahan Ahok. Gusti Allah Tuhan YME ora sare adalah kepasrahan religiositas tertinggi manusia teraniaya. Doa manusia teraniaya itu makbul – bukan doa orang sirik penuh kedengkian Buni Yani yang didengarkan oleh Tuhan Seru Sekalian Alam, Allah SWT. Gak percaya? Buktiin ya Buni Yani.
Jadi, itulah sebelas hal yang memastikan Buni Yani dibui. Juga, ia kini hidup dalam peta politik konstelasi yang tidak membutuhkan Islam radikal. Pun pembuian dia dikehendaki oleh rasa keadilan dalam masyarakat. Selain tentu, UU ITE sendiri dan fakta persidangan yang digiring untuk pembuktian. Demikian the Operators dan Ki Sabdopanditoratu. Salam bahagia ala saya.
![]() |
| Buni Yani |
![]() |
| Simpanse |
Sumber : Seword.com
Demikianlah Artikel Ahok Diancam Dibunuh, dan 11 Alasan Buni Yani Dibui
Sekianlah artikel Ahok Diancam Dibunuh, dan 11 Alasan Buni Yani Dibui kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Ahok Diancam Dibunuh, dan 11 Alasan Buni Yani Dibui dengan alamat link https://kese192.blogspot.com/2017/08/ahok-diancam-dibunuh-dan-11-alasan-buni.html


