Judul : Semakin Terbuka Adanya Perseteruan Antara Aris Budiman Vs Novel Baswedan
link : Semakin Terbuka Adanya Perseteruan Antara Aris Budiman Vs Novel Baswedan
Semakin Terbuka Adanya Perseteruan Antara Aris Budiman Vs Novel Baswedan
Agen Roulette Online - Sedikit demi sedikit kabut yang menghalangi kasus Novel Baswedan mungkin akan semakin tersingkap, siapa orang yang sangat bertanggung jawab atas peristiwa yang hampir merenggut nyawanya. Namun, sampai sejauh ini, walau tanda-tanda kearah itu seperti sudah mulai bisa diraba, kita tidak bisa dengan gegabah menunjukkan jari kita ke orang tersebut.
Memang bukan masalah yang gampang untuk membongkar kasus Novel Baswedan. Sekarang kita paham, kenapa Jokowi lebih memlih diam dan Polisi lebih memilih tidak peduli. Yang pasti langkah kaki Aris Budiman ke dalam gedung Dewan Perwakilan Rakyat harus kita apresiasi. Karena sedikit banyak, Aris Budiman, mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi didalam tubuh KPK. Namun demikian, ini murni masalah internal antara staff baru yang berpangkat tinggi dengan staff lama yang berpengalaman.
Kadang memang tidak mudah untuk kita menilai mana yang lebih benar dalam pengambilan keputusan. Namun seyogyanya, segala keputusan yang diambil setiap entiti didalam tubuh KPK, seyogyanya terlepas dari urusan dan kepentingan politik perorangan maupun golongan.
Buat saya pribadi, semua perkataan Aris Budiman yang berhubungan dengan keputusan dia untuk datang memenuhi undangan Pansus Angket KPK terlihat seperti dia sedang menguliti dirinya sendiri. Ada tercium kesakithatian yang mendalam yang dia pendam. Dan ketika bertemu dengan pihak yang tidak suka pada orang yang sama, Aris seperti mendapatkan angin segar dan tempat yang nyaman untuk mengeluarkan kesakit-hatiannya. Tanpa dia sadari bahwa tempat dia curhat bukanlah tempat yang tepat. - Agen Capsa Susun -

Kesombongan Aris Budiman terkuak dengan pernyataan dia bahwa tidak ada orang yang bisa melarangnya untuk menemui DPR. Lalu apa artinya kedudukan ketua KPK bagi seorang Aris Budiman jika kata-katanya tidak dia indahkan? Ditemui usai ‘menghadap’ Pansus DPR, Brigjen Aris menegaskan dia tak bisa dilarang untuk tidak memenuhi panggilan DPR. Kendati sebelum kehadirannya ke DPR, Aris mengaku sudah mengirimkan surat elektronik berisi pemberitahuan ke pimpinan KPK. “Via email saya sudah laporkan, saya akan menghadap, saya akan datang. Saya tidak bisa dilarang,” ujar Aris di DPR, Selasa malam.
Ini yang dikhawatirkan oleh Ketua KPK kenapa mereka melarang Aris Budiman untuk menemui DPR. Ketua KPK khawatir Brigjen Aris membeberkan banyak terkait ‘dapur’ KPK. Perseteruannya dengan penyidik senior KPK, Novel Baswedan, harusnya tidak boleh sampai keluar dari gedung KPK.- Agen Baccarat Online -
Perseteruan itu diklaim Aris bermula ketika ia mengusulkan untuk merekrut penyidik dari Polri dengan pangkat perwira menengah minimal Komisaris Polisi (Kompol). Namun, ada kelompok penyidik di KPK yang menentang usulan tersebut. Kalau saya pribadi sependapat dengan pihak yang menentang usulan Aris Budiman. KPK seyogyanya adalah lembaga independen. JIka terlalu banyak dimasuki oleh orang-orang dari pihak tertentu seperti kepolisian, maka didalamnya akan terjadi pembelahan kubu dan hal ini bisa menghancurkan KPK dari dalam. Kenapa Aris tidak mau mendengarkan pendapat kawan? Kenapa Aris tidak bisa mempertimbangan atau paling tidak mempelajari apa yang diusulkan sebagai pengganti usulannya dia sendiri? Apakah Aris Budiman seorang pimpinan yang otoriter? Kalau Aris Budiman seorang yang dewasa, perseteruan dengan koleganya sedapat mungkin bisa dihindarkan.
Aris menuturkan, puncaknya, selain ditentang, Brigjen Aris mengaku mendapat serangan kepada pribadinya melalui email pada 14 Februari 2017, yang mengatasnamakan ‘Wadah Pegawai’. Isi pesan itu menyerangnya secara personal. “Tentu saya marah, tersinggung, terhina, dikatakan saya tidak berintegritas,” ujarnya. Ia kemudian melaporkan email yang mengatasnamakan ‘Wadah Pegawai’ itu ke pimpinan KPK.
Awalnya, Aris tak menyebutkan siapa sosok penyidik KPK yang kerap menentangnya itu. Ia menegaskan bahwa yang dimaksud menentang bukan berarti menentang di forum terbuka dan terang-terangan. Tapi, lebih kepada berbeda konsep dan ide. -Agen Game Slot -

Menurutnya, memang ada beberapa orang di KPK yang bisa mempengaruhi kebijakan pimpinan.”Orang-orang ini powerfull, saya tidak bisa sebut nama tapi bapak sendiri bisa memahami itu. Ada orang yang bisa mempengaruhi kebijakan direksi,” kata Aris di depan anggota DPR.
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Junimart Girsang, lantas berupaya menebak penyidik KPK yang disebut Aris kerap menentangnya adalah Novel Baswedan. Dan, Aris tak membantahnya. “Betul,” jawab Aris.
Penyusup
Menengok ke belakang. Perseteruan Brigjen Aris Budiman dan Novel Baswedan ini memang sempat ramai diekspose media. Pada akhir Maret 2017 lalu, Novel dikabarkan mendapat surat peringatan kedua (SP2) dari pimpinan KPK. Tapi, masalahnya berbeda dari yang disampaikan Aris Budiman di depan anggota Pansus DPR. [Baca: Novel Baswedan dapat Surat Peringatan dari Pimpinan KPK]
SP2 itu dilayangkan karena Novel yang merupakan Ketua Wadah Pegawai KPK, memprotes kebijakan Direktur Penyidikan KPK Brigjen Pol Aris Budiman yang meminta kepada Pimpinan KPK supaya Kasatgas Perkara di KPK dipegang oleh penyidik yang berasal dari Polri, bukan berasal dari rekrutmen KPK sendiri atau biasa dikenal penyidik independen. - Agen Lotre Terpercaya -
Novel protes karena posisinya sebagai Kasatgas korupsi e-KTP terancam digantikan oleh penyidik Polri berpangkat Kombes. Novel berdalih, untuk menjadi Kasatgas di KPK harus melewati serangkaian prosedur yang sudah ada, termasuk soal integritas dan kapabilitasnya sebagai penyidik.
Kolega Novel, yang juga penyidik senior di KPK, Christian, mengendus gelagat adanya penyusupan di KPK, sehingga rekannya yang saat ini mengemban tugas penting menjadi Kasatgas kasus e-KTP ingin dilengserkan. -
“Ini enggak benar, apa alasanya memberikan SP2 ini? Ini sesuatu yang tendesius, dan ada orang yang ingin KPK jadi lemah ketika orang-orang yang ada di dalamnya didorong dengan hal-hal seperti ini,” kata Christian saat dihubungi akhir Maret 2017 lalu.

Christian mendukung langkah Novel yang memprotes kebijakan tersebut. Menurutnya, Kasatgas Perkara di KPK mengemban amanah besar yang seharusnya sudah berpengalaman di KPK. Bukan orang yang baru direkrut dari Polri, kemudian tiba-tiba dijadikan Kasatgas.
Dia pun mengaku kecewa dengan keinginan Direktur Penyidikan KPK yang ingin memasukkan Kasatgas dari anggota Polri berpangkat AKBP dan Kombes, tanpa prosedur yang telah ada. Ia tak bisa membayangkan bila kebijakan ini diterapkan. Disinggung apa dampaknya bila kebijakan Dirdik KPK itu diterapkan, Christian dengan tegas menyebut akan rentan terjadinya kebocoran rahasia.
Saya lebih percaya pada suara para penyidik senior KPK YANG DIREKRUT OLEH KPK SENDIRI seperti Novel Baswedan dan Christian. Mereka tidak punya kepentingan dan tidak akan berpikir kepentingan. Lalu siapa orang yang dimaksud oleh Miryam S Haryani, “Seorang penyidik KPK meminta imbalan Rp 2 M untuk kasus korupsi E-KTP yang mengaitkan dirinya” ? Dan ini menjadi tanda tanya besar kemudian. Yang pasti, saya yakin, orang itu bukan Novel Baswedan.
Bapak-bapak ketua, mohon pak Aris ini dikembalikan saja ke Polri. Dan memang sebaiknya para penyidik KPK adalah direkruit dari luar oleh KPK. Apa yang terjadi sekarang adalah bukti, dengan menggunakan jasa kepolisian sebagai penyidik, conflicts of interest dengan mudah bisa terjadi dan itu sangat menjijikkan. - Agen Poker Online -
Sumber : Seword.com
Demikianlah Artikel Semakin Terbuka Adanya Perseteruan Antara Aris Budiman Vs Novel Baswedan
Sekianlah artikel Semakin Terbuka Adanya Perseteruan Antara Aris Budiman Vs Novel Baswedan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Semakin Terbuka Adanya Perseteruan Antara Aris Budiman Vs Novel Baswedan dengan alamat link https://kese192.blogspot.com/2017/08/semakin-terbuka-adanya-perseteruan.html
